Pemerintah Kabupaten Pulau Seribu melalui Suku Dinas Sumber Daya Air ( SDA ) akan semakin meningkatkan produksi air bersih di Pulau Panggang dan Kelapa di tahun 2026 dengan Pembangunan atau peningkatan kapasitas untuk menyediakan air bersih untuk masyarakat dalam pulau yang dilakukan daerah Pulau Panggang dan Pulau Kelapa dan anggaran sudah disetujui untuk melakukan proses pembangunan yang dilakukan oleh kedua pulau tersebut, kutip main300.
Peningkatan untuk produksi air yang menggunakan Brackish Water REverse Osmosis ( BWRO ) dengan teknologi pengolahan air untuk mengubah air payau menjadi air salinitas sedang sehingga menjadi air bersih dan setelah pembangunan selesai maka untuk penyediaan air bersih akan diserahkan ke PAM Jaya. Hal tersebut sudah ditandatangani oleh pihak bertugas secara teknis pembangunan BWRO untuk penyaluran kepada masyarakat.
Untuk peningkatan produksi air bersih terdapat di dua pulau secara perekonomian dan pembangunan kabupaten kepulauan seribu oleh Iwan P Samosir pada Oktober tahun ini dengan kebutuhan air bersih sekitar 30.000 jiwa penduduk Kepulauan Seribu sudah mencapai 1,8 juta liter/ hari yang menjadi sumber air bersih menggunakan dua sistem secara isntalasi pengolahan air dengan teknologi sea water reverse osmosis dapat mencukupi kebutuhan warga.