Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) mengecam keras dugaan tindakan kekerasan seksual yang terjadi terhadap atlet di lingkungan pemusatan latihan nasional (pelatnas). Organisasi tersebut menegaskan bahwa segala bentuk kekerasan, terutama yang menyasar atlet, tidak dapat ditoleransi. Perbasi juga menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa tersebut serta menyatakan dukungan penuh kepada korban, kutip yes77.
Dalam pernyataannya, Perbasi menegaskan komitmen untuk bekerja sama dengan pihak berwenang guna mengusut tuntas kasus ini. Organisasi itu juga memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pembinaan dan pengawasan di lingkungan pelatnas. Langkah ini diharapkan dapat memastikan keamanan, kenyamanan, dan perlindungan bagi seluruh atlet yang menjalani program latihan nasional.
Selain itu, Perbasi menekankan pentingnya menciptakan lingkungan olahraga yang aman dan bebas dari kekerasan. Organisasi tersebut juga mendorong semua pihak, termasuk pelatih, ofisial, dan pengurus, untuk menjunjung tinggi etika serta profesionalisme dalam membina atlet. Dengan penanganan yang tegas dan transparan, Perbasi berharap kepercayaan publik terhadap dunia olahraga tetap terjaga.